12.11.12

11 November 2012?

Sebenernya, ada apa sih tanggal 11 November 2012?

Apa yang di tweet mypd?
Oh, ini toh.

Sebelum ngelanjutin post, saya cuma mau bilang. Post kali ini mungkin post paling offensif yang pernah saya tulis. Entahlah, saya merasa lelah bersikap cukup baik terus terusan.

Fyi, tweet saya di atas sebenarnya masih masuk taraf "belum brutal". Oh, kalian mau saya lebih frontal lagi? As you wish. Di blog ini saya mau frontal. Wish me luck then lol.

Biasanya sih saya suka bercanda, tapi kali ini... nggak ah.
Saya ngetweet yang di atas tadi waktu itu kayak kesurupan. Setengah sadar. Yang udah dipikirin di otak sejak lama langsung keluar semua. Untung masih sempat difilter supaya tidak terlalu "sialan".

Ternyata setelah isi pikiran saya keluar, muncul respon pada umumnya; Pro dan kontra.
Saya meretweet berbagai pikiran pro yang bisa melengkapi opini saya ya.
Tapi... kemana para penyanggah? Para kontra?

Lalu ada teman saya nge whatsapp,
"Eh fams X mendadak diem semua"
Mungkin mereka merasa kali ya. Di tweets saya memang menceritakan kisah saya. Dari sudut pandang saya, tapi bukan berarti saya menyindir mereka.
Kalo mereka ngerasa sih syukur, tapi sebelum emosi cobalah untuk berkaca.

Karena tweet saya itu murni tweet tentang pengalaman saya, sudut pandang saya, jadi ya nggak mungkin sempurna lah. Secara pandangan kita pasti berbeda.

Tapi seenggaknya, rata rata sudut orang awam terhadap sesuatu itu sama.

Kayak kasus ini nih,

Oke bukan ngomongin soal Ayu Ting Ting yang membawa Alfamart kesana kemari sih.
Tapi ini kisah si pelantun lagu "Alamat Palsu" ini ketika diwawancarai di suatu stasiun tv.
Katanya sebutan agensinya Ayu Ting Ting itu SMN Town ya? lol
Kira kira wawancara mereka kayak gini (cuma copas dari cerita temen):
Wartawan: Ayu, kamu suka Kpop kan?
Ayu: Iya, aku suka banget nich...
Wartawan: Katanya kamu bisa bahasa Korea juga kan Yu?
Ayu: Cuma dikit dikit kok yach....
Wartawan: Nah, acara infotaintment kita kan baru menang awards, kamu nyanyiin dong lagu bahasa korea untuk kita dong Yu!
Ayu: Dikit aja yach...
Wartawan: Oke, satu dua...
Ayu: SAENGIL CHUKHA HAMNIDA!!!!!! SAENGIL CHUKHA HAMNIDAAAAA!!!!!

Stop.
Pertama, kata "saengil chukha hamnida" itu kan ucapan selamat ulang tahun.
Oke saya tertawa ketika membaca cerita ini.

Tapi saya sadar, saya bukan orang awam.
Bagaimana pendapat orang awam melihat ayu ting ting ketika itu?
Pasti asumsinya, "Wah Ayu Ting Ting jago sekali bahasa Koreanya," atau berbagai pujian lain tentang luasnya pengetahuan Ayu Ting Ting tentang budaya Korea.

Itu pun sama saja dengan di RP. Kita sebenarnya tidak boleh berkomentar jika tidak tahu dia sendiri bagaimana.
We can't judge a book by its cover. But remember, everyone do judge people by it looks.
Ya gitu. Semua orang itu pasti awalnya adalah orang awam yang tidak mengerti kita. Ya kita nggak bisa nyalahin sudut pandang dia dong. Karena sudut pandang dia itu sudut pandang "luar". Sama seperti kita kalo liat orang asing. Asal judge aja, jangan munafik lah, pasti kalian juga ngejudge.

Jadi, apa salahnya saya menulis pemikiran subyektif saya? Toh nyatanya saya emang kesal kok. Ini kan buat koreksi kita juga. Saya harus bisa mulai menerima sifat orang yang berbeda2, kalian juga kalau saya menyampaikan pemikiran saya itu jangan langsung dibilang sok tau, sok apalah. Dibaca lagi, pakai logikamu! Jangan keburu emosi.

Salah satu tweeple yang kontra sama tweet saya berkomentar "Lebih baik diam. Karena umur gue nggak memungkinkan gue buat berantem di dunia maya,"


Umur dewasa dan sikap dewasa itu dua hal yang berbeda.
Contoh dekat, kalian tahu kan konflik Jupe-Depe?
Kalian sudah tahu pastinya, umur mereka itu tidak bisa dibilang remaja lagi.
Tapi lihat mereka, berkelahi seperti dua ababil.
Atau barusan nonton film the dark knight rises bareng. Kebawa jurus cakar cakarannya catwoman.
iiiiiih

Nah, lalu saya tanya ke rp kenalan saya, "Yang kontra sama saya mana aja nih? Biar saya lihat,"
Ya kali aja bisa buat masukan, buat ngaca lagi.
Lalu saya nemu ini. Maaf sebelumnya nggak saya sensor. Saya nggak maksud memojokkan atau gimana, I know bukan cuma kamu yang beranggapan seperti ini.


Saya mau mengklarifikasi dari kata kata kamu nih, UstadBacon.

Saya tahu, kamu pasti sakit hati dengan tweets saya. Wong saya sendiri juga sakit hati. Saya kadang kesindir sendiri bung. Ah malu ah

Pertama, soal kenapa kamu memblock akun MYPD itu karena kamu beranggapan bahwa username kamu itu biasa saja sementara saya tidak. Oke berarti pendapat kita berbeda dan itu biasa terjadi bung!
Intinya kita sama, saya tidak bisa menerima username kamu, dan kamu tidak bisa menerima perbedaan pendapat di antara kita. Aish, bahasa saya. Kok nuansanya mendadak romantis. Eh ini tidak seharusnya terjadi.

Lanjut, tentang pernyataanmu
"Pandangan hidupnya suram gitu yak, apapun dikritik & negative think mulu. Kayaknya"
Masih bersyukur kamu pakai kata "Kayaknya". Soalnya pandangan saya nggak selalu negatif.
Benar katamu, suram sekali yang hanya bisa negative thinking.
Why I'm using this memes?
Oke, saya nggak selalu berpikiran buruk.

Ya tuh, karena saya bosan mengkritik mulu, sampai akun tukang kritik saja saya salah gunakan jadi seperti itu. Sampai banyak RPs yang nanya "Kapan nih MYPD beringas lagi? Sekarang kok lembek?"

Yang komentar seperti itu, ketahuilah kata-kata kalian itu dalem.
"Setelah ini lebih baik saya ambil kecrekan dan pergi ke lampu merah terdekat"
Eksotis.

Nah kan, serba salah jadinya. Mau baik, dibilang lembek kayak banci kaleng yang suka mangkal di perempatan. Mau frontal, malah menyakiti hati orang orang.


"Mama, just killed a man, Put a gun against his head 
Pulled my trigger, now he's dead."


Kembali ke post lawas saya,

Tali mana tali?

P.S : Maaf atas bacotan saya yang seenak jidat bung!