23.10.12

Masih persoalan bashing

Bash itu tindakan memojokkan seseorang atas kesalahannya. Ya atau apalah pengertian bashing menurut kalian, tetapi intinya kan sama.
Jika diperhatikan, bahasa orang2 yang suka bash ini rata rata sama gayanya.
Ciri-ciri orang yang sedang nge-bash:
-Bahasanya nyolot
-Logikanya beda tipis sama sinetron.
-"Mulut Pelaut" kata kartun Spongebob.

Krabs is a @#$*%^!
Btw, saya menemukan episode uncensored-nya. 
Ini nih contoh bashing. Jangan bash orang ini, abaikan saja.
aduh kata katanya...anak kecil dilarang keras melihat

Yang saya permasalahkan bukan akun ini, tapi orang yang menulis tweet tadi.
Dan orang tadi memenuhi ketiga ciri tadi. Berarti dia sedang ngebash.

Bahasa nyolot, jelas.
Bisa dibuktikan di kalimat "GUE PUNYA OTAK LAH! ****** BANGET SIH LO!"
Ya iyalah, semua orang juga punya otak kali, pernah belajar bahasamu sendiri tidak?
Kalimat di atas pastinya respon dari pertanyaan semacam "Punya otak tidak?" atau "Nggak punya otak ya?"
Yang harus disalahkan siapa? Si penanya yang menanyakan hal yang jelas-jelas tidak perlu dijawab, atau si penjawab yang menjawab tanpa berpikir dahulu?
Saya pribadi akan menyalahkan si penjawab.
Pertanyaan tadi kan mengandung makna tidak sesungguhnya atau konotasi, kalau kamu mengartikan secara harfiah, ya ketahuan lah siapa yang logikanya nggak nyampe.
Ya saya tahu anda emosi, anda benci artis X. Tapi bencinya nggak perlu niat begitu.alay.

Logika sinetron?
Apa itu logika sinetron?


Cukup dilihat dari dua gambar di atas logikanya
Intinya logikanya berbanding terbalik dengan kenyataan kita. Topik yang dibahas itu-itu saja, asal memproduksi tanpa melihat adanya pihak yang tersinggung/gimana.
Sinetron itu masuk rasis lah, apalagi dengan kota dimana saya tumbuh, Yogyakarta.
Para produser amatiran itu membuat image kota saya menjadi kota penghasil pembantu. Cerita teman saya, Kebanyakan pembantu di sinetron itu berasal dari Jawa Tengah-Yogyakarta dan jika ditanya darimana asalnya maka akan menjawab ,"Gunung Kidul" dengan aksen jawa yang dipaksakan.
Ampunilah dosa hambamu.

Mulut pelaut, ingat episode ketika Spongebob dan Patrick mempelajari kata kata kotor dari tempat sampah?
Saya ingat kata kata si pemulung, "Apa kau mencium ibumu dengan mulutmu itu?" Setelah mendengar spongebob berkata kasar.
Dalem lho, "menggunakan mulut yang sama untuk mencium wanita terhormat seperti ibumu tapi juga digunakan untuk mengatakan hal yang kurang pantas"
Kalau bukti mulut pelaut sih dari screen capture juga kelihatan. Betapa dia melecehkan ibunya.

Sebenarnya saya tidak mau menggunakan istilah bashing di sini, karena kasus seperti ini lebih dari bashing untuk saya.

Bisa dikategorikan pencemaran nama baik, penghinaan, dan perlakuan tidak menyenangkan (atau 3P).
Dan ketiganya bisa dijadikan tuntutan untuk menyeret seseorang ke meja hijau.

Tapi jika ada akun yang memang seperti itu, lebih baik abaikan. Respon kalian itu seperti suplai makanan ke dirinya. Malah menambah energi untuk membodohi dirinya sendiri. Lagipula jika anda lakukan berarti anda sama saja dengan dia. Mau menambah nama anda di daftar orang yang tidak mau memaksimalkan otaknya di Indonesia?

Saya tahu contoh yang saya sebutkan tadi memang hanya satu dari sekian banyaknya pribadi orang yang masih *maaf* primitif tadi. Maaf jika kata kata saya terlalu menyudutkan, karena jujur saya lelah dengan kasus bashing. Kasus alay dan mainstream. Padahal saya benci alay dan mainstream hehe.

Balik ke diri anda sendiri,
Bashing itu apa untungnya?
Kalian sadar atau tidak, setelah melakukan kegiatan bashing, anda kehilangan dua hal;
Respek orang-orang dan (minimal seorang) Teman.


21.10.12

Bash

Mereka bilang akun MYPD adalah akun rpbase. Maka jadilah kami akun rpbase.

Sebagai akun yang offensif, kami pasti pernah merasakan di bash
satu satunya yang tidak pernah di bash adalah admin betina
Rasanya dibash?
Sangat menyenangkan.
Mau tahu? Rasanya itu seperti tiba tiba ingin mencari sesuatu...
Gantung diri
tali mana tali
Ya sudahlah itu. Intinya memacu emosi.
Anehnya setiap habis dibash (ketika sudah tidak sedih&marah lagi) Saya selalu tertawa.
Karena setiap habis di bash, saya membaca ulang percakapan saya dengan si tukang bash ini.
Lalu malu sendiri. Aduh, saya kalau emosi kok jadi kacau gini. 

Pertama kali MYPD dibash itu oleh acc @/menfessYADONG. No offense, admin menfessyadong, saya cuma mau berbagi cerita.

Itu kisahnya cukup lama, ketika awal awal MYPD tweetsnya masih sedikit (begitu pula sekarang, haha..)
Saya menulis tweet dengan cukup liar. Saya menulis tweet dengan tata bahasa Indonesia yang sesuai EYD tapi tanpa perasaan. Intinya, isinya memang mampu memberikan dampak psikologis.

Lalu, setelah cukup banyak menulis tweet, saya pun kepikiran untuk mengetik keyword "mypd" ke mesin pencari twitter.

Nah, udah lihat lihat gitu tidak ada tweets yang menarik (kebanyakan isinya tentang MYPD yang kantor polisi dari amerika). But soon, le wild tweets appear.
@menfessYADONG: mau bahas apalagi nih? udah males bacotin MYPD
Saya bingung sih, lho mereka "bacotin" saya? Kapan?
Yasudah saya putuskan stalk timeline mereka. Ternyata mereka kesindir sama tweets saya.
Saya memang sempat menulis tentang "yadong di RPW" tapi kan bukan untuk mereka. Yang tentang yadong itu kiriman dari RPs yang minta opininya dipost (makanya saya bingung, soalnya saya memang cuma mengeposkan tanpa menulis opini pribadi saya hehe)

Makanya saya menulis semacam tweet klarifikasi (efek shock pertama kali dibash). Eh mereka sadar, lalu saya dan admin-admin tadi saling mentionan. Intinya kami bertengkar, tetapi emosinya tidak ditonjolkan. Tapi saya lihat si admin admin tadi masih menyindir saya nomention :nangis . Karena admin akun tadi banyak dan ketika itu saya masih sendirian jadi admin, tahulah rasanya. Oh crap. Dikeroyok-_-
Tapi ya kenapa saya tidak merasa sangat tertekan? Faktor adminnya banyak mungkin, jadi ketika mention saya sudah dijawab admin A, lalu admin lain ikut mereply saya. Malah lebih ke bingung XD.
Sampai kami menggunakan bahasa Inggris dalam mention. Lalu terjadilah kejadian paling epic; Salah satu admin tadi salah grammar.
Lupa seperti apa salahnya, seketika saya yang masih emosi tadinya tertawa terbahak bahak tengah malam-dini hari (lupa).
Jangan tanya kenapa saya pilih gambar ini
Sekali lagi, maaf ya @menfessYADONG. Saya tidak benci anda, sungguh. Malah karena kejadian ini saya jadi semakin santai dalam mengadmin. Terimakasih admin parade pakaian dalam :')

sungguh saya tidak menghina._.v

Tapi ada juga sih yang ngebash dan itu benar benar

dari sekian ekspresi marah di google, ini yang paling menarik
Jadi ketika itu ada RPs (dan dia following saya, astaga) dia menulis tweet tentang dia hendak mengupload foto realnya dia. Saya ya hanya nimbrung dan menambah "untuk apa mengupload foto real" lalu sudah.

Ya ada followers saya yang menimbrung saya dan RPs tadi. Lumayan lah ada 2 orang lebih.
Dan sepertinya si perencana upload foto ini marah.

Sepertinya tidak akan jadi sesuatu yang "besar" jika tidak ada RP Tiffany yang nimbrung lagi.
Tiffany, bias saya.....

cantik....ah sudah, stop galau

Dia menulis ya kira kira seperti ini, "Tolong ya kalian berdua(dia mereply tweet saya yg di-jb RP jessica) nggak usah ngurusin urusan orang kenapa sih?! (dilanjutkan umpatan bahasa inggris)"
RP Tiffany yang itu juga pernah mengatakan MYPD itu akun sampah, patah hati saya </3

Lalu ketiga wanita tadi (Tiffany,Jessica, dan Yuri yag tadi mau upload foto real) tadi melanjutkan catfight di mention saya tanpa saya. Dan saya hanya bisa memperhatikan mereka dan hanya bisa begini

btw, yang berantem itu member SNSD semua ya? baru sadar
Yah, women. Sebenarnya saya sih tidak peduli, tapi Tiffany dan Yuri tadi jadi marah marah dan mengata ngatai saya :sad. Andai saya bisa mengontrol komentar dari followers saya, tapi ya sudahlah. Sudah lewat haha. Lagipula komentar followers saya ada benarnya, meski kurang pas dalam penyampaian.

Yang agak brutal sih RP Yuri, dia mengirim mention ke saya dengan full capslock, dan kata-katanya itu menyakiti hati sosialita saya ini.

Datanglah mention paling menyakitkan, "PANTAS SAJA FOLLOWERS ANDA SEDIKIT, KARENA YANG ANDA LAKUKAN HANYA MENGHINA SAJA,"

dia menyakiti hati sosialita
Iya saya tahu followers saya sedikit..... ya jangan begitu juga lah. Saya tidak tahu followers anda berapa, tapi saya anggap followers anda lebih banyak dari saya. Saya agak sensi, followers kan bukan segalanya. Lagipula jika followers sedikit saya merasa lebih bebas menulis tweet. Tapi saya juga mau punya banyak followers sih :tersipu.

Semacam pepatah gagal untuk kasus bashing;

"Kau pasti akan menerima apa yang telah kau perbuat; Kau bash orang lain, maka kau akan dibash balik,"
"Orang baik saja bahkan ada yang tidak suka. Jangan berharap kau akan disukai semua orang,"

"You hate me? I don't care. I GOT FOOD,"
This.



Tell us

Tell us everything
officialmypd@yahoo.com

20.10.12

Who do you think you are?

Judul yang dikutip dari lagu Jar Of Hearts - Christina Perri ini memang pas untuk saya.

Ya, saya.
Saya adalah admin dari akun yang mungkin hanyalah satu dari sekian banyaknya akun twitter yang ada.

@OFFICIALMYPD

Mungkin orang orang awam tidak akan mengerti. Karena meski tujuan awal saya membuat akun ini hanya untuk menyampaikan opini opini pribadi saya, tapi ternyata akun tadi malah saya dedikasikan untuk sebuah dunia. Dunia roleplay.

Untuk yang tidak tahu apa itu dunia roleplay, silahkan klik tab "STUFF" di samping kiri.

Awalnya saya juga bingung, kenapa saya membuat akun ini. Terkesan terlalu ikut campur, terlalu menggurui, terlalu banyak bicara. Padahal saya juga bukan orang yang hidupnya sudah tertata, sudah hidup dengan benar.
Awal saya membuat akun ini didasari emosi semata. Emosi, karena saya lelah melihat tingkah anak-anak dunia roleplayer.
Waktu itu, saya hanya menyampaikan semua unek unek saya dan segala emosi saya ke teman yang saya dapatkan dari dunia roleplay melalui whatsapp.
Hingga akhirnya dia bilang kurang lebih seperti ini, "Lu asik diajak tanding bacot. Gimana kalo lu bikin akun buat ngehajar kelakuan anak anak RP?,"
Iya juga ya, mengapa tidak? Tapi ketika itu saya masih ragu. Membuat akun seperti itu hanya membuang waktu. Lagipula, apa suara saya akan didengar?
Namun suatu hari, ada akun rp yang membuat saya langsung mendaftarkan nama MYPD di twitter.

Ini memang opini pribadi sih, tapi saya benar benar tidak suka kelakuan RPs yang itu.
Dia memang memiliki "nama" di RPW. Tapi dia salah menggunakan ketenarannya. Karena tenar, dia bisa bashing orang seenaknya dan menggunakan massa "followers" untuk mendukung dia. Banyak followersnya yang mendukung dia tanpa tahu siapa yang sesungguhnya salah. Oke stop disini.

Sekarang banyak RPs yang mengeluh "kenapa sekarang berubah?" "aku kangen RPW yang lama,"
People, please. You can't turn back our time. Everything changes and that's normal. Stop complaining, complaining about how you miss your past means you're not thankful to your God.

RPs yang mengeluh merindukan RPW jaman dulu pastinya orang-orang yang sudah bermain RP sejak lama.
Ingatlah, kalian juga pernah menjadi anak baru di dunia RP.Dengan kalian terus mengeluh dan mengeluh kalian seakan menonjolkan fakta bahwa kalian "sudah lama di dunia RP"

Lantas kenapa?

Apa dengan kalian menjadi "senior" di dunia ini, kalian bangga? Jika kalian memang senior di dunia RP, seharusnya kalian sudah cukup "dewasa" untuk menghadapi segala sesuatu di dunia RP ini.
Tapi yang saya lihat, RPs-RPs senior setiap ada masalah, malah semangat untuk mencaci, memaki, menyudutkan orang yang salah.
Bagaimana mau mengembalikan suasana RPW yang dulu jika kalian hanya bisa mengeluh dan memaki orang?
Kembali ke kalian sendiri. Apa kalian mampu mengembalikan dunia RPW?
Jika kalian mampu, maka lakukanlah! Jangan hanya berupa omongan.
Saya berani menutup akun saya ketika kalian sudah mampu melakukannya. Terimakasih.