Mypd (admin jantan, betina, dan hitam) yang terhormat,

sebelumnya saya meminta anda utk merahasiakan nama dan alamat email
saya. karena saya akan menceritakan pengalaman yg mungkin membuat
benci beberapa pihak. bisa jadi pihak itu jg anda sendiri

ya, saya juga seperti anda. anak sma biasa yg serba ingin tahu.
kebetulan saya menyukai kpop dan mulai ikut2an main rp spt teman karib
saya. bisa dibilang, dia trgolong senior di rp. untung tdk melakukan
senioritas

Saya tdk akan menceritakan teman saya itu, tp saya ingin menceritakan
tingkah rp yg berkaitan dgn anak jaman skrg. kok kesannya otak mereka
spt kolam ikan anak-anak yg ada di mall2 ya? mau2nya menaruh nmr hp di
dn, sampe2 pin bb. oke, saya dan anda jg anak jaman sekarang. tapi
melihat kelakuan yang menjadi 'common thing' ini membuat saya menjadi
2 dekade lebih tua

seperti yg anda post-kan di postingan ttg menyebarkan nmr hp, saya jd
kepikiran ingin 'mengerjai' yg menyimpan nmr hp sembarangan di rp.
kayaknya udh direstuin tuhan. begitu niat, lsg nemu korban satu. dia
menaruh nomor hp-nya di DN. langsung saya miscall, dan beberapa menit
kemudian dia nge-sms saya: 'ini siapa?'

niat jahil saya sedang berkobar-kobar pada saat itu, jadilah saya
mengaku seorang pemuda bernama super 'ndeso' dan ingin kenalan dengan
dia

dasar (maaf) murahan, dia langsung membalas, 'boleh kenalan aja ._.'

lalu saya langsung menanyakan kuliah dimana, namanya siapa, sampai
tempat tinggalnya. pembicaraan kami mengalir terus sampai ia bertanya
'tau nomor gue darimana?'

saya jawab aja 'dari twitter. eh kita ketemuan yuk. aku jemput kamu di
*tuuut* (maaf ini menyangkut pribadi saya jd saya rahasiakan)' . saya
benar-benar menganggapnya wanita murahan. lol, waktu jaman anak-anak
yang 'kabur' setelah bertemu pemuda di facebook, mereka tidak sampai
menaruh nomor hp-nya di profil

dia langsung menyimpulkan saya dari rp, dia bilang itu kan dare, duh
saya juga sering bermain tod di sana, tapi bisa langsung menolak
begitu saya diminta memasang foto real, atau dn nomor handphone saya.
mereka tidak marah kok, justru menghargai pilihan saya

saya setuju dengan anda, tentang 'orang-orang yang biasanya hobi
menunjukkan foto real, wajah mereka tidak bagus-bagus amat'. misalnya,
couple saya. dia sering sekali mempost foto real-nya bahkan saat ini
sedang memakai ava real di profile rp-nya. untung sudah mantan, haha.
bahkan teman saya yang terlalu cuek pada penampilan wajahnya lebih
cantik daripada dia

kalau saya, saya lebih memilih merahasiakan identitas saya, kebetulan
juga saya tidak punya personal account sehingga tidak tergoda untung
ajang 'tukeran PA' yang bermaksud beradu wajah, siapa yang paling
cantik/paling ganteng

sebenarnya itu hak mereka untuk melakukan hal seperti itu. tetapi
sekali lagi, ini indonesia. bukan negara liberal. siapa saja bisa kena
tegur karena norma sosial atau beberapa hal yang tidak penting tetapi
cukup membahayakan dirinya sendiri

atau ada norma baru, norma ke-alay-an?

oh iya, katanya anda menyimpan beberapa nomor handphone yang ditaruh
di DN anak-anak rp ya? ada yang pernah anda hubungi satu? kalau belum,
segera lakukan. agar mereka sadar bahaya-nya menaruh nomor handphone
di sosial media (bahkan nomor bisnis sekalipun), orang yang saya
hubungi waktu itu pun langsung menghapus DN-nya karena kesal dikerjai.
atau mungkin, berbangga hati karena dia laku? wallahualam

maaf kalau email saya terlalu panjang